TELEMARKETING BFI FINANCE 07

Jumat, 11 November 2016

Jangan Sampai Selama ini Anda Salah, ini Cara Cas HP yang Benar

Smartphone bisa digunakan untuk membantu mengerjakan banyak hal, mulai dari mengecek e-mail, membaca berita, memotret, hingga aktivitas dengan berbagai media sosial dan pesan instan. Sayangnya, dengan banyak fungsi tersebut, umur baterai masih menjadi kendala.
Rata-rata smartphone saat ini memiliki waktu pakai 4-5 jam jika digunakan secara intens.Tentunya waktu tersebut tidak cukup untuk menemani aktivitas penggunanya seharian. Berikut beberapa tips meng-charge smartphone yang baik dan benar agar baterai bisa berumur panjang.
Jangan dibiarkan habis total
Banyak yang mengatakan agar baterai smartphone sebaiknya dibiarkan habis terlebih dahulu sebelum di-charge kembali. Hal itu memang benar, tetapi itu hanya untuk baterai dengan bahan nikel, yang saat ini sudah mulai ditinggalkan, sehingga saran di atas sudah tidak relevan.
Smartphone-smartphone modern saat ini sudah menggunakan baterai berbahan litium-ion, yang cara perawatannya pun juga berbeda dari baterai bahan nikel.
Baterai smartphone sebaiknya dijaga agar daya yang disimpan di dalamnya tetap di atas 50 persen atau minimal 20 persen.
Meski begitu, sesekali daya baterai juga perlu "dikuras" hingga habis, misalnya sekali dalam sebulan untuk keperluan kalibrasi.















Jangan "di-charge" semalaman











Kebiasaan membiarkan baterai terhubung dengan chargersemalaman sambil ditinggal tidur juga ternyata tidak baik. Walau beberapa charger bisa memutus arus listrik jika daya sudah terisi 100 persen, membiarkan baterai selalu berada dalam kondisi 100 persen terisi juga tidak baik.
Mengisi baterai sebentar saja hingga terisi penuh secara berkali-kali malah lebih baik untuk kesehatan baterai dibanding dibiarkan dalam kondisi nol persen atau 100 persen secara terus-menerus.
Baterai litium juga rawan jika dibiarkan sering kehabisan daya sebab baterai tersebut juga memiliki komponen yang bisa digunakan untuk merusak baterai sendiri untuk mencegah agar baterai tidak meledak. Walau tidak terjadi tiap hari, pengguna wajib waspada.
Hindari tempat yang panas
Hindarkan smartphone dari tempat-tempat yang panas, misalnya didashboard mobil di bawah kaca depan mobil, walau smartphonedalam keadaan mati sekali pun. Sebab, panas yang terpapar bisa merusak baterai.
Baterai litium idealnya disimpan dalam suhu 15 derajat celsius. Suhu ekstrem yang bisa ditangani adalah antara minus 40 hingga 50 derajat celsius.
Langsung ke soket listrik
Menghubungkan baterai dengan charger melalui soket listrik adalah cara yang paling direkomendasikan. Walau saat ini diperkenalkan metode pengisian ulang baterai secara nirkabel, metode tersebut juga menghasilkan panas yang tidak baik untuk baterai.
Metode menghubungkan charger dengan soket listrik juga lebih cepat dan aman jika dibanding menghubungkan smartphonedengan USB komputer atau laptop menggunakan kabel data/charger.

6 Cara Agar HP Anda Tak Cepat Lowbatt
1. Ganti koneksi 3G dengan Wi-Fi Pada Lokasi Hotspot
Koneksi jaringan merupakan salah satu hal yang dapat menguras baterai dengan cepat. Hal ini terjadi jika koneksi jaringan kurang stabil, sehingga mengakibatkan perpindahan koneksi 3G ke 2G dan sebaliknya secara terus menerus.
Tentunya ini akan memaksa smartphone untuk boros dalam menggunakan baterai. Solusi untuk ini adalah menggunakan jaringan Wi-Fi yang ada di lokasi. Contohnya, ketika sedang berada di rumah atau di kantor.
2. Matikan Wi-Fi, GPS, dan Bluetooth Saat Tidak Digunakan
Terkadang, kita lupa mematikan fitur Wi-Fi, GPS, atau Bluetooth di smartphone kita ketika sudah tidak dibutuhkan.  
Jika dibiarkan terus aktif ketika tidak digunakan, fitur-fitur tersebut akan menguras daya baterai. Untuk itu, ada bagusnya untuk mematikan Wi-Fi, GPS, dan Bluetooth ketika.
 3. Atur Kecerahan Layar Smartphone Ketika Aktif
Biasanya kecerahan dari sebuah layar smartphone akan menentukan tingkat kenyamanan dalam melihat tampilan di layar. Namun tingkat kecerahan pun dapat mempengaruhi besarnya daya baterai yang digunakan.
Semakin tinggi tingkat kecerahan layar akan membuat daya baterai semakin terhisap. Untuk itu kita dapat menyesuaikan tingkat kecerahan sesuai dengan kondisi yang terjadi dan sebaiknya tidak menggunakan kecerahan otomatis karena akan menggunakan sensor cahaya yang menguras baterai. 
4. Gunakan Gambar Wallpaper Statis dan Minimalisir Penggunaan Widget
Menggunakan gambar wallpaper animasi atau live wallpaper cukup menarik. Namun ini akan meningkatkan penggunaan prosesor sehingga menyebabkan daya baterai semakin terkuras.
Sama halnya ketika menggunakan widget yang membutuhkanupdate data dari internet akan menyebabkan daya baterai pun ikut terkuras. Untuk itu kita dapat mencoba menggunakan wallpapermenarik yang statis dan meminimalisir penggunaan widget.
5. Menghapus Aplikasi yang Menyedot Baterai
Terkadang kita tidak menyadari bahwa yang menyebabkan baterai kita cepat terkuras adalah aplikasi yang telah dipasang dismartphone. Lembaga survei AVG melaporkan bahwa aplikasi jejaring sosial dan game menjadi penyebab terpopuler untuk soal menguras daya baterai.
Untuk itu, pembaca dapat mencoba menghapus aplikasi-aplikasi yang menyedot baterai, mematikan fungsi notifikasi, serta membatasi interval auto refresh untuk aplikasi yang berjalan di belakang.  
6. Menggunakan Fitur Penghemat Baterai Bawaan
Fitur penghemat baterai ini telah tersedia pada beberapa jenissmartphone. Dengan fitur ini kita dapat mengatur aplikasi yang dapat  berjalan di latar belakang agar hemat dalam menggunakan daya baterai.
Salah satu contohnya adalah fitur hemat daya di smartphone Oppo tertentu yang mempunyai mode “super power saving”. Mode ini hanya akan menampilkan menu telepon, kontak, pesan, serta jam saja pada smartphone, sehingga sangat hemat daya.

HR-V Langsung Jadi Andalan Baru Honda

Setelah resmi dipasarkan mulai Januari 2015, HR-V langsung menjadi andalan baru Honda di persaingan pasar mobil nasional.

Crossover terbaru itu sudah terjual  2.153 unit pada bulan pertamanya, sekaligus langsung menjadi model terlaris ketiga bagi PT Honda Prospect Motor (HPM).

 
Bahkan, HPM mengklaim sudah mengantongi pesanan HR-V sampai  7.500 unit sampai bulan pertama 2015. Sumbangan terbesar pada penjualan sepanjang Januari 2015 masih diisi Mobilio dengan hasil 5.456 unit. Pada posisi kedua ada Jazz dengan torehan 3.393 unit.
 
“Penjualan di awal tahun 2015 ini menjadi awal yang sangat baik, dimana permintaan pasar menunjukkan tren positif," tukas Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual HPM dalam keterangan resminya, Rabu (3/2/2015) malam. 
 
Mobil murah Honda, Brio Satya mencatatkan penjualan 3.074 unit, disusul Brio 1.110 unit. Selanjutnya, CR-V terjual 1.043 unit, sedangkan Freed "terjepit" hanya terjual 260 unit. Di segmen sedan, City masih yang terlaris dengan hasil 194 unit, dilanjutkan Civic 99 unit, dan Accord 73 unit. 

Tips Memilih Perusahaan Pembiayaan untuk Kredit Kendaraan




Memilih perusahaan pembiayaan untuk Kredit kendaraan tentu tidak boleh sembarangan. Beda lembaga pembiayaan tentunya memiliki persyaratan, aturan, serta promo yang berbeda pula. 
Bila Anda berniat untuk mengajukan kredit kendaraan melalui lembaga pembiayaan, berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda jadikan acuan ketika memilih perusahaan pembiayaan.
  • Pilih perusahaan dengan reputasi serta manajemen yang baik. 
  • Pilih perusahaan dengan staf marketing yang profesional dan dapat menjelaskan hak serta kewajiban konsumen dengan jelas.
  • Tanyakan dengan jelas suku bunga kredit, serta biaya-biaya tambahan pada kredit kendaraan seperti biaya administrasi, premi asuransi tanggal jatuh tempo angsuran, biaya denda keterlambatan angsuran serta biaya pelunasan dipercepat. Pilih perusahaan dengan biaya yang sesuai dengan kondisi keuangan Anda.
  • Pilih perusahaan pembiayaan dengan sistem pembayaran angsuran yang mudah dan fleksibel. Misalnya dapat melalui transfer rekening perusahaan, melalui ATM, bilyet giro atau secara tunai di kantor.
  • Pilih perusahaan yang sopan dan beretika ketika melakukan tagihan atau mengingatkan tagihan yang terlambat Anda bayar, baik melalui telepon, surat, atau kunjungan ke rumah Anda.
  • Lebih bagus lagi bila perusahaan yang Anda pilih menyediakan jasa layanan pengurusan perpanjangan STNK atau balik nama BPKB.
  • Pilih perusahaan pembiayaan yang mau membantu Anda  melakukan klaim asuransi kepada pihak asuransi ketika terjadi klaim asuransi kendaraan.


Adanya fasilitas kredit kendaraan memberikan solusi bagi Anda yang ingin memiliki mobil namun belum memiliki dana yang cukup. Dengan kredit kendaraan atau Kredit Mobil Anda bisa memiliki mobil yang Anda inginkan tanpa harus menunggu uang Anda terkumpul.
Kredit mobil yang ada saat ini pun banyak yang memanjakan debitur. Misalnya memberikan berbagai macam hadiah tambahan bila membeli mobil secara kredit.
Berikut ini beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan sebelum membeli mobil dengan cara kredit, di antaranya:
1. Kondisi Financial anda
Sebelum Anda mulai mengajukan kredit mobil, serta jenis kredit lainnya, sangat penting bagi Anda untuk memeriksa kondisi keuangan Anda terlebih dahulu. Hitunglah jumlah pendapatan Anda dan buatlah simulasi pengeluaran dengan mempertimbangkan pengeluaran rutin ditambah cicilan bulanan kredit mobil dan biaya BBM yang harus Anda keluarkan. Bila Anda berniat untuk mengajukan kredit mobil jangka panjang, maka buatlah perencanaan keuangan jangka panjang untuk mengantisipasi keadaan tidak terduga, misalnya saja sakit, kecelakaan, atau kelahiran anak bagi Anda yang sudah berumah tangga.
Perencaan keuangan ini sangat berguna untuk mencegah pengeluaran Anda tidak melebihi pendapatan. Ingat, jangan melakukan mark-up data penghasilan Anda, karena nantinya akan merugikan diri Anda sendiri.
2. Jenis Mobil
Pastikan dulu mobil yang ingin Anda beli, sesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi keuangan Anda. Apakah itu mobil baru atau mobil bekas, mobil MPV atau city car. Jangan memaksakan diri Anda untuk membeli mobil diluar kemampuan Anda hanya karena gengsi.
3. Lembaga Pembiayaan
Anda bisa memilih dua lembaga untuk mengajukan kredit, yakni bank atau leasing (lembaga pembiayaan kredit). Masing-masing lembaga ini memiliki kelebihan dan kelemahan serta persyarata dan ketentuannya masing-masing. Bank biasanya memberikan bunga yang lebih rendah namun dengan persyaratan yang lebih rumit. Sementara leasing biasanya memberikan bunga yang lebih tinggi dari perbankan namun prosedurnya tidak serumit bank.
4. Persyaratan
Jangan lupa untuk mempersiapkan berbagai persyaratn yang diperlukan untuk mengajukan kredit. Persyaratan kredit mobil ini antara lain KTP, slip gaji, dan rekening tabungan. Beberapa lembaga peminjaman juga meminta persyaratan dokumen lain seperti rekening telepon atau listrik, PBB (Pajak Bumi dan Bangunan).
5. Uang Muka  dan Suku Bunga
Setelah menentukan pilihan jenis mobil serta lembaga keuangan yang dituju, selanjutnya adalah menyiapkan uang muka atau DP (down payment). Saat ini berdasarkan aturan dari pemerintahan, debitur harus membayar uang muka minimal sebesar 30% dari total harga mobil. Semakin besar uang muka yang Anda berikan semakin kecil sisa cicilan Anda.
Selain itu, perhitungkan juga biaya lainnya yang dibebankan, misalnya pajak serta suku bunga. Secara umum Anda bisa memilih dua jenis suku bunga, yakni suku bunga tetap (flat rate) dan suku bunga mengambang (floating rate). Suku bunga tetap biasanya dipatok lebih tinggi namun nilainya tetap sampai tenor kredit selesai sehingga Anda lebih mudah untuk menghitung pengeluaran. Semantara untuk suku bunga mengambang, nilainya berubah mengikuti suku bunga acuan atau BI Rate. Keuntungannya, bisa saja Anda membayar lebih murah ketika suku bunga acuan sedang turun.
6. Tenor
Biasanya tenor atau jangka waktu kredit yang diberikan untuk kredit mobil adalah maksimal 5 tahun. Namun, saat ini ada beberapa lembaga keuangan yang memberikan promosi tenor kredit mobil hingga 7 tahun. Anda bisa mencari informasi mengenai berbagai promo ini terlebih dahulu sebelumnya. Ingat semakin lama jangka waktu tenor yang Anda ambil, semakin kecil cicilan per bulan Anda, namun semakin tinggi juga total bunga yang harus Anda bayar.
7. Asuransi
Beberapa lembaga pemberi pinjaman mengharuskan pembeli untuk mengasuransikan mobil  yang dibeli untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan selama proses kredit berlangsung. Ada dua pilihan asuransi yang bisa Anda pilih, yakni Total Loss Only atau TLO yang hanya menanggung kehilangan mobil dan kerusakan mobil lebih dari 70% atau All Risk yang menaggung kerusakan yang dikarenakan berbagai macam musibah hingga kehilangan.

 Semoga membantu dan semoga pengajuan kredit kendaraan Anda sukses.